Selamat datang di Sajak Sahabat, Sebuah Coretan Kecil Tentang Mimpi dan Kehidupan

Rabu, 20 November 2013

Tidak Dengan Cinta

Kita percaya bahwa mentari akan kembali esok pagi, tapi tidak dengan pelangi.
Kita yakin bumi akan terus berputar, tapi tidak dengan jarak yang memisahkan kita.

Kita ibarat melodi dan lirik sebuah kidung, tapi sumbang dalam keharmonisan.
Kita bagai diksi suatu kata, tapi tak jelas alur ceritanya.
Kita seperti kumpulan awan di hari senja, tapi kabut menutup jingganya.

Kita melukis kebersamaan seperti suvarna padi, kemudian pudar saat purnama.
Kita bagai netra dan hati, saling berpadu tapi tak pernah beradu.

Kita ibarat puisi dan prosa, indah tapi tak sama.
Kita bersama berbagi tawa dan canda, tapi tak berakhir bahagia.
Kita ingat semua kenangan saat bersama, tapi lupa akan lanjutannya.

Kita sama dalam setiap kesamaan, tapi tidak dengan keyakinan. Aku yakin dengan cintamu, kau yakin dengan cinta dia.
Kita berjodoh dalam segala hal, tapi tidak dengan cinta


- Ardi Firmansyah -

@Ardfir10
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Baca selengkapnya>>>

Minggu, 10 November 2013

Diribaan Bendera

Panji-panji putih seakan berkibar
Di tengah letih yang membakar
Menyerahkan kehormatan yang lakar
Balas keringat yang seperti ingkar
Belum lama kedaulatan berdiri
Di antara nusantara Negeri
Merdeka belum selesai terpatri
Akankah kemudia dicuri?

Wahai Jiwa-jiwa yang punya nama abadi
Tanpa dapat terhitung kekuatan yang diberi
Tak kau hiraukan apa yang terlihat
Selagi darahmu masih mengalir dan dapat memerahkan kain putih
Maka Merah Putih selalu ada
Selagi luka dan bisa kau bawa berlari
Maka engkau tiada dapat terhenti
                                                                       Duhai Cahaya Pelita
Hanya hening mengenangmu
Menuju medan peperangan
Mengingat setiap langkahmu
Berjuang melawan keserakahan

Di ribaan bendera pusaka ini, telah engkau berikan segalanya

Di ribaan bendera pusaka ini, telah engkau ukir kebanggan kami

Di ribaan bendera pusaka ini, telah engkau genangkan lautan darah

Di ribaan bendera pusaka ini, telah engkau buat kami merasakan negri

Di ribaan bendera pusaka ini, telah engkau buat angkasa memuja

Di ribaan bendera ini, harapanku dan kami berdiri
Berjanji meluruskan perjuangan Negeri

Wahai engkau para pemilik jiwa perkasa
Terima Kasih atas segala jasa....


-Soni Indrayana-
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Baca selengkapnya>>>
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...